Friday, 31 January 2014

Sepantasnya dia memang denganmu..

Waktu tak terasa berlalu. Dunia maya saat itu terasa begitu semu, untukku. Kau bagian dari cerita ini. Aku pernah mencintaimu, bahkan dengan gila. Entah apa dan siapa yang merasuki hatiku. Kau mengisi segalanya.. meski kau tak pernah merasa penuh denganku.

3 tahun yang lalu, di asrama..
Teman-temanku bingung denganku yang terlihat gila karena sapaanmu.
Untukku, sedikit namun bermakna.. membekas.. dan selalu menyisakan hal yang tak mudah untukku lupa.

Untukmu yang dulu pernah aku cinta dan untuknya yang pernah ku sakiti.
Aku sadar, saat itu aku salah. Berlebihan denganmu dan menyudutkannya.
Kini, bisakah kita berdamai? Atau bisakah kau dan pacar kecilmu memaafkanku?

Ternyata dulu cintaku padamu tak tulus. Karena ada yang terlalu tulus..
Itulah cinta, yang tulus dan sungguh-sungguh yang akan bersinar denganmu.
Kini jelas hanya dia yang mampu.
Melihatmu tersenyum, meski kau tak sesempurna dirimu yang dulu aku cintai..
Mendengar tawamu, meski kadang kau pelit tertawa pada saat kita bersama..
Menyapamu, merindukanmu dan menjagamu agar kau terus merasa nyaman dalam dekapan cinta.

Kini biarkan aku berdo'a untuku dan wanita yang paling menerimamu saat ini..
Semoga bahagia selalu hadir disetiap sela hati dan jiwa serta hidupmu dan dia..
Semoga cinta itu abadi meski raga sebentar lagi terpaksa mati..
Semoga waktu dihatimu tak pernah berujung untuk mencintainya sepenuh hati. Karena memang dia yang pantas denganmu.

No comments:

Post a Comment