Sunday, 1 December 2013

Hujan Masih Membuatku Berpuisi

ternyata memang lebih mudah memulai, dibanding mempertahankannya.
ternyata mempertahankan lebih mudah lagi, dibanding mengakhirinya.
semua bukan tentang tumpukan rasa, harapan dan cinta yang pernah ada dihatiku
bukan tentang kecewa yang kau beri
mungkin seharusnya bukan tentangmu lagi aku berpuisi..

waktu yang telah lalu, ingin ku tarik kembali..
bisa kah?
egois kah?

cerita, puisi, do'a
semuanya ingin ku tarik kembali..

seharusnya aku tau daridulu,
hati tak bisa dipaksa, takkan pernah bisa
hati sudah ada jalannya..
hati berhak memilih, bertahan dan bahkan pergi..
hati bertanya dan menjawab
hati menunggu dan berharap
hati menumpuk rindu
dan hati pasti kembali sejauh apapun ragamu pergi..

tapi aku salah tentangmu.
yang hatiku lakukan tak pernah mampu membuatmu kembali..
aku salah mengartikan setiap kalimatmu
seolah waktu itu segalanya tentangku
tapi waktu-waktu yang berlalu dan sampai hari ini kau hanya memberikan rasa pilu, membuatku menunggu
tanpa pernah kau tau
rasa ini perlahan berlalu tanpamu..
jelas tanpamu.

aku hanya ingat pertemuan singkat itu denganmu namun aku lupa bagaimana caranya melupakan semua waktu yang telah menguras hati dan pikiranku selama aku menunggu..
ajari aku untuk berlalu, sepertimu.

Rintik Hujan



pagi menyapa dengan ceria

mungkin siang takkan sama

bisa jadi sore berbeda

dan malam datang dengan tangisan air langit




tanyakan aku,

sesering apa rasa ini ada dan mengganggu

tanyakan aku,

tentang tumpukan rasa cinta untukmu

tanyakan aku,

mengapa rintikan hujan adalah hal yang paling sering ku tunggu..




karena dibawah rintikan hujan,

aku bisa menangis

tanpa batas

tanpa perlu malu

tanpa perlu orang lain tau




tentang isak yang harusnya memang terdengar..




tapi dibawah rintik hujan,

segalanya damai.




mungkin hanya aku dan langit yang tau

tentang rintik hujan itu

selaras dengan nada hati

dan air mata yang mengalir di pipi

Berhentilah Sejenak



segala hal menjadi terlalu rumit jika terus menerus kau telusuri, dan segala hal terlalu mudah jika kau terus menerus menyepelekannya.




cinta?

cinta lagi?

cinta terus?

cinta mulu deh.




setiap hari jiwa muda pasti memikirkan orang yang ia cinta. termasuk saya<3




tapi apakah semuanya juga memikirkan "siapa yang mencintai?"? bukan hanya siapa yang mereka cintai.




banyak orang yang sibuk mengejar, memikirkan, berdo'a bahkan berkorban untuk orang yang ia cinta. tapi mungkin banyak juga yang lupa dengan orang yang mencintai mereka.




hatimu terbungkus? atau kamu yang membungkusnya sendiri?




maka, jika kau lelah mengejar dia yang kamu cinta; kamu boleh berhenti sejenak.

jika sempat; coba pikirkan yang dia bahkan mereka mencintaimu, bisa jadi dengan tulus.




jika kau pikir tidak ada yang mencintaimu, mungkin kau hanya perlu sedikit ditampar! karena jelas ada yang mencintaimu.....

Allah dan orangtua mu.




berhentilah sejenak untuk bersyukur.

berhentilah sejenak untuk sadar bahwa banyak yang mencintaimu.

berhentilah sejenak, untuk menangis jika ada yang membuatmu kecewa.

berhentilah sejenak, bersandar ditempat yang paling membuatmu tenang dan tumpahkan apa yang kamu rasa. pastinya kamu tau dimana tempat itu dan pada siapa kamu mengadu :)




"terkadang Allah sengaja memberimu rasa sunyi ditengah keramaian.. itu karena Allah rindu dengan kita menangis, mengadu bersujud kepadaNya."

Aku, Diriku, Cintaku Kembali Untukmu



mengenalmu terjadi begitu biasa, terlalu biasa.

tapi perlahan kau kenalkan aku, tentang siapa kamu.. bagaimana dirimu.. dan tentang aku.




mungkin untukmu terlalu singkat atau rasaku yang terlalu cepat..




ketika semua orang menganggapmu kau diluar dunia mereka, untukku kau adalah satu dunia yang memang benar berbeda namun mampu membuatku nyaman diluar duniaku.




kau kenalkan padaku tentang arti bahwa hidup ini memang indah jika aku mampu konsisten dengan apa yang ada pada diriku.




kau jarang memuji, kau sulit dimengerti tapi banyak hal yang ku kagumi.




kau bagian kecil dari hatiku.




waktu semakin berlalu, rasaku masih sama.. aku hanya tak mampu mengatakan tentang ini padamu. terlanjur kau anggap aku sahabatmu, aku pun berusaha begitu. walaupun tak bisa ku pungkiri rasa itu memang ada dan bertambah setiap kali aku ingat bau parfummu, senyummu dan rambut ikalmu.




aku hanya ingin terus berusaha menjaga perasaanmu hingga rasa ini berhenti dengan sendirinya, tanpa aku yang memaksa.

Pergi



waktu ada memang hanya untuk berlalu.

datang, pergi..




ya, seharusnya seperti itu

dan sudah begitu.

tapi mengapa segalanya berat?

melepas yang memang bukan milikku

itu kamu.




katanya, tulus itu tak perlu diungkap

katanya, tulus itu tanpa balasan

katanya, tulus itu memberi saja




katanya, cinta sejati adalah tak ada pihak yang merasa dirugikan




aku tanya padamu!

untuk semua rasa yang pernah ada

untuk semua cinya yang pernah tumbuh dihatimu

meski bukan untukku




tak pernahkah kau merasakan ingin memiliki segalanya?

meskipun kau sedang didalam titik tulus?..




kau kenalkan aku dengan duniamu.

meskipun kau merasa tak pernah mengenalkannya..

kau kenalkan segalanya.

meskipun kau tak tau, dari segalanya yang kau kenalkan tak ada sedikitpun tentangku.

Masih Milikmu



malam ini, tanpa hujan

aku masih tanpa kita

kamu masih dengan duniamu




ada satu yang berbeda,

kali ini kau tak mengenalkanku dengannya..

dengan duniamu.




aku masih ingat, film bioskop pertama denganmu

aku masih ingat, raut wajahmu di toko buku dengan ocehan novel cinta

aku masih ingat, hujan di sore itu..

kau diam, aku diam.

kita ngapain sih? berteduh.

akhirnya,

kau teman laki-laki pertama yang berani mengantarku sampai depan pintu rumah ayahku..




aku juga masih ingat

seharian bersamamu, membuat kau tak lagi sama seperti sebelum-sebelumnya

hati ini tak bisa menganggapmu teman lagi..

karena....




kau yang mencuri semua hati yang ada dirumahku

hati orang yang paling aku cinta didunia ini, mempercayaimu..

hati orang yang kadang bersikap keras terhadap laki-laki yang berani saingan dengannya, kini menyambutmu..

hati malaikat kecil rumahku yang setiap harinya menanyakan kabarmu padaku.




aku merindukanmu

duniamu yang dulu

yang pernah kau kenalkan padaku

rumahku merindukanmu

malaikat kecil memanggilmu




kau yang dirindukan tak ada lagi..

tapi, entah mengapa, segalanya masih milikmu.

Rasanya Kau Masih Ada



aku seperti melihatmu lagi

dengan jarak yang dekat

meski hanya bayangan

sekilas, tapi membuat senyumku merekah




aku tau, kau tak pergi

kau ada, selalu ada

entah dimana

aku dan kamu masih satu langit

meski kau masih tak bisa ku genggam..




mungkin rasamu yang pergi..

atau memang seluruh dirimu pergi?..




tapi malam ini,

aku seperti melihatmu

dengan jarak yang dekat

melihat senyummu..

mendengar tawamu..

berbincang denganmu..

walau akhirnya, semua itu bukan dirimu..




aku melihatnya, seperti aku melihat dirimu

sekilas, kau dan dia sama..

satu yang berbeda, kau istimewa.




tak ku pungkiri, hadirnya memang mengisi hari..

senyum dan tawanya, mengobati hatiku yang masih kau abaikan..

meski dihatiku, kau takkan pernah bisa digantikan olehnya.




rasanya, kau masih ada..




disetiap sudut ruang hatiku,

semua tentangmu masih rapi menghiasi

disetiap waktu aku mencoba berlalu,

ternyata bukan aku tak mampu, tapi hati ini memang tak mau.




kau masih ada..

disini, dengan semua kenangan dulu.

Aku Ingin Kembali



terik matahari hingga rintik hujan yang turun

menemani segala hal yang terjadi dihidupku.




meminta yang telah berlalu,

mungkin aku egois..

dan pasti pintaku tak mungkin terwujud




tapi, aku masih merindumu..




semua hal tentangmu seolah menarikku untuk kembali ke masa itu




bercerita lagi untukmu,

seolah segalanya pasti..

bernyanyi bersamamu,

membuat hari seperti tak tega untuk berlalu..




tapi kini,

aku ingin kembali..

ingin sekali..

kembali untukmu, denganmu.

Aku dan Mimpi



aku punya mimpi

aku punya banyak mimpi

aku punya mereka yang menertawakan mimpi-mimpiku..




aku lihat sekelilingku berebut jadi dokter

mengambil ilmu-ilmu murni di bangku kuliah

tapi aku? aku mencoba mencari hal yang bebas, selalu berubah dan aku harap berujung mulia.




bagiku, sukses adalah bukan ketika mendapat gelar strata lalu menjadi pegawai negeri. tapi sukses adalah ketika ilmu yang aku dapat bisa aku bagi dengan siapapun dan kapanpun.




dan salah satu mimpiku adalah..

pergi dari negeri ini untuk mencari titik kesuksesan di suatu negeri lain dalam bidang pendidikan, lalu kembali ke negeriku mengabdi hingga akhir hayat tanpa upah.




karena sesuatu yang berasal dari hati jauh lebih kuat bertahan dibanding sesuatu yang menghalanginya. semoga tercapai.

ada pelangi ditengah hujan


lama aku melihat langit dengan awan gelap
lama aku melihat langit tanpa sinar matahari
tapi akhirnya, aku melihat lengkungan warna warni dari pojok langit
warnanya yang indah menghiasi selaras dengan rintikan hujan yang turun saat itu


aku percaya, kau juga melihatnya

merasakan damainya saat kedua bola matamu terpaku dengan pesonanya

mengagumi indahnya meski kau tau yang mengagumi dia bukan hanya kamu




dia bukan milikmu, dia juga bukan milikku

dia milik semua orang yang menantinya

pelangi ditengah hujan.




meski dengan awan yang gelap dan ditengah rintik hujan yang turun,

pelangi akan tetap indah

meski tidak untuk selamanya,

pelangi pernah ada.

Thursday, 24 October 2013

masih tentang dirimu

aku sering menatapnya. meski tak banyak yang aku mengerti tentangnya.
dia begitu tinggi, sulit untuk diraih. tapi ku rasa banyak yang mengaguminya..
bukan hanya aku, aku tau itu.

setiap aku menatapnya,
otak dan hatiku mampu mengingatmu.
darinya, ku temukan jutaan insiparsi..
tentang dirimu, senyummu, kenangan darimu, puisi tentangmu..

bisakah aku bilang kita?

maka kita akan bicara, bahwa
padanya,
ku sampaikan jutaan rindu yang ku tumpuk untukmu..
jutaan kata, kalimat, paragraf ini yang mungkin takkan pernah kau baca..
jutaan cinta yang tumbuh setiap aku menatapnya, mengaguminya dan berbicara padanya.
dalam hatiku, semua tentangmu..